Diterbitkan oleh Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita (PPSW) Sebagai Media Komunikasi Perempuan Basis

No. 005 Tahun III, Agustus 2007
ISI
Halaman Utama
Greget Utama
Kesehatan Reproduksi
LKM dan Koperasi
Pendidikan Politik
Urun Rembug
PUK-Produk Kita
Buruh Migran-Trafficking

Profil Kader Lokal

Resep Praktis
Tips-Kamus Kita

Sastra Dari Akar Rumput

Jaringan Kerja-Seputar Kita
 

 

NGO LINK
PEKKA
ASPPUK
FORMASI
SEAPCP
 

Tanggal:

Jam:

 

TIPS DAN KAMUS KITA

 

Kuasai Ilmu Jago Bicara


Dalam setiap lingkungan sudah pasti Anda akan bertemu dengan pribadi-pribadi yang berbeda dan mempunyai karakter khas masing-masing. Bayangkan bila Anda sedang berada dalam suatu meeting darurat, lalu seorang rekan Anda menyampaikan maksudnya dengan bertele-tele dan terkesan rumit. Padahal setelah Anda dengarkan ternyata apa yang dimaksudkannya adalah suatu hal yang sangat sederhana! Buang waktu? Pastinya!

Selain buang waktu karena bertele-tele, sudah sangat untung bila lawan bicaranya mengerti. Bisa-bisa waktu lebih terbuang lagi dan pikiran jadi tambah sesak cuma untuk mencerna maksud dari penyampaian maksud yang berputar-putar tersebut.

Bila Anda sering melakukan hal di atas, sebaiknya sih berhati-hati karena sifat yang satu ini bisa membuat orang menjauh dari Anda, juga dapat menghambat karir dan pekerjaan. Coba koreksi dan kembangkan kemampuan Anda untuk berbicara agar sifat ini dapat tersingkirkan dengan sendirinya..

1. Jangan mengulang menjelaskan hal-hal yang sudah dipahami
Jagalah lidah Anda agar jangan mengulang-ulang komentar atau pendapat yang Anda maksud. Hal ini hanya bagus dilakukan bila lawan bicara tidak mendengar atau menunjukkan gelagat tidak mengerti. Lanjutkan alur pembicaraan setelah mengulang maksud Anda.

2. Jangan mengulang apa yang ditelah dikatakan orang lain
Berpikirlah original dan ungkapkan ide-ide atau pemikiran baru dalam diskusi. Jangan mengulang apa yang telah disampaikan oleh orang lain. Yakinlah, tidak ada orang yang ingin mendengarkan hal yang sama diulang-ulang kembali.

3. Tidak perlu bahasa ’bunga’
Pilih susunan kalimat yang singkat tapi jelas. Kalimat sederhana namun tepat dalam mengekspresikan maksud adalah bagus. Bila dalam tulisan kalimat bisa diedit, editlah kalimat Anda sebelum Anda lontarkan. Tidak perlu tambahan kalimat yang ’berbunga-bunga’ atau penuh bumbu, kecuali Anda sedang membuat karya sastra.

gambar14. Ritme bicara
Jagalah ritme bicara Anda dengan pas. Cepat-lambatnya seseorang berbicara mempengaruhi apakah orang lain dapat mengerti atau tidak apa yang hendak disampaikan. Bila Anda berbicara layaknya kereta api shinkansen, bisa-bisa apa yang hendak Anda sampaikan malah tidak jelas karena saking cepatnya. Sebaliknya, ritme yang terlalu pelan/lambat juga harus dihindari karena ini membuat lawan bicara mampu menyela pembicaraan atau malah menjadi bosan.

5. Hindari lelucon tidak konteks
Salah satu hal yang sangat penting dalam sebuah meeting, joke. Jangan berusaha membuat lelucon-lelucon ’garing’ yang malah menjatuhkan kredibilitas Anda. Walaupun di kepala Anda leluconnya sangat lucu, belum tentu bisa diadaptasi oleh setiap orang. Dan lagi mengemukakan ide inovatif dalam meeting akan lebih dihargai dari pada hanya melontarkan joke tidak lucu dan di luar konteks.

6. Jangan lontarkan ’uh’, ’errgh’, ’eh’ dan teman-temannya
Kehabisan kata-kata adalah yang hal wajar, tapi sebisa mungkin jangan ungkapkan secara verbal dengan ’uh’, ’um’, dan ’eh’ yang biasanya digunakan saat kita gugup atau kehabisan kata-kata. Ini malah akan membuat orang tahu Anda sedang tidak menguasai pembicaraan, lebih baik diam sebentar dan gunakan untuk berpikir

7. Pintar-pintar pilih topik
Hindari membicarakan masalah yang hanya dimengerti oleh Anda dan segelintir orang, apalagi masalah pribadi yang tidak relevan. Ingat, tidak semua orang menngerti dan menganggapnya penting. Pembicaraan yang lebih pribadi dipisahkan dalam sesi khusus setelah meeting selesai.

* Sumber: hanyawanita.com

 

 


Kamus Kita

I. KAMUS KESPRO

1. Menopause adalah penurunan fungsi indung telur yang berakibat menurunnya produksi hormon estrogen. Akibatnya terhentinya haid untuk selamanya.
2. Tubal pregnancy : kehamilan yang tumbuh bukan di dalam rahim tapi di dalam salah satu tuba fallopi.
3. AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) merupakan kumpulan gejala yang disebabkan oleh virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) yang merusak sistem kekebalan/pertahanan tubuh sehingga menyebabkan kerusakan yang parah dan sejauh ini belum diketahui obatnya.

II. KAMUS EKONOMI

1. LKM (Lembaga Keuangan Mikro)
adalah lembaga keuangan yang melakukan kegiatan penyediaan jasa keuangan untuk usaha mikro dan masyarakat berpenghasilan rendah.
2. Pialang adalah badan usaha yang melakukan kegiatan jual beli komoditi berdasarkan kontrak berjangka atas amanat nasabah dengan menarik sejumlah uang dan/atau surat berharga tertentu sebagai margin untuk menjamin transaksi tersebut.
3. BDS (Business Development Services) adalah jasa non-finansial yang meningkatkan kinerja suatu perusahaan individual.



 
 
 

copyright 2007 ppsw.or.id